Pengarang: Rara, Dewi, Okta
Format: 14,5 x 21 cm
ISBN: 978-602-8672-29-0
Jumlah halaman: 134
Harga: Rp 24.000,-
Soft cover
Terbit: 14 Juli 2011
Kode buku: XT-21

Ini adalah buku trio pertama yang diterbitkan oleh Penerbit Edelweiss. Penulisnya Ratrya Kansa Amira, Dewi Rahmadhani, dan Okta Chandika Salsabila.

Kisah petualangan ke Hutan Akur dibuka dengan persiapan keberangkatan Naila, Zahra, Sasha, Sarah, dan Alia mengikuti tur studi ke Hutan Akur. Walaupun bukan petualangan pertama mereka, pergi studi tur merupakan hal menarik dan menantang bagi mereka berlima. So, mereka berangkat studi tur dengan sangat gembira.

Saat menjelajah hutan, Naila, Zahra, Sasha, Sarah, dan Alia bertemu dengan manusia kerdil. Namanya Tumos. Kaki Tumos terjepit dan berhasil ditolong oleh Naila cs. Dengan setengah memaksa, Tumos meminta kelima sahabat itu untuk singgah di rumahnya.

Sayangnya, Tumos bukanlah manusia kerdil biasa. Ia punya sihir jahat. Naila cs disihir menjadi kelinci. Dengan keberanian, mereka berlima berlari menerobos kaki Tumos menerobos semak belukar. Tapi, ke mana pun mereka pergi, Tumos selalu berhasil mengejar.

Suatu ketika, saat Naila dan teman-teman sudah sangat lelah berlari menghindar dan berada di dalam gudang tua yang gelap, mereka memberanikan diri menghadapi Tumos.

“Hai Tumos, apa yang kau inginkan?”

Dari pertanyaan berani itu tersingkaplah sebuah rahasia pribadi Tumos. Rahasia itulah yang membuatnya menyihir Naila cs menjadi kelinci. Tumos pun akhirnya sadar bahwa Naila cs tidak seperti anak-anak lainnya. Sebagai ucapan terima kasih, ia menghilangkan pengaruh sihir jahatnya dan mengembalikan Naila cs ke bentuk tubuh semula.

Petualangan Naila dan teman-teman tidak berhenti sampai di situ. Baru saja mereka menarik napas lega setelah terbebas dari Tumos, sekarang mereka berlima tersedot ke dalam lubang hitam yang ternyata lorong waktu.

Dua puluh empat ribu rupiah terasa pas di kantong untuk bertualang dalam imajinasi.

Happy reading!
s^_^p